News - Written by admin on Friday, August 15, 2008 4:38 - 0 Comments
“Kua Etnika” dan “Ulu Chandra” di Festival Darwin
Brisbane, (ANTARA News) – Kelompok musik “Kua Etnika” pimpinan Djaduk Ferianto, “Tanah Merege” (Tanah Hitam) dari Pulau Flores, dan grup tari Bali “Ulu Chandra” menjadi wakil Indonesia dalam Festival Darwin, Australia Utara.
Informasi yang dihimpun ANTARA di Brisbane, Selasa, menyebutkan, dalam festival tahunan seni budaya terbesar dan termegah di negara bagian Northern Territory (NT) itu, Indonesia juga menyuguhkan “Pesona Indonesia”.
Debut Indonesia dalam pesta seni yang semula bernama “Festival Bougainvillea” itu dimulai dengan pertunjukan “Tanah Merege” di Kebun Raya Darwin pada 21 Agustus malam.
Festival yang diadakan sejak 1978 itu berganti nama menjadi Festival Darwin sejak 1993
“Tanah Merege” menampilkan lima musisi asal Watublapi, Pulau Flores. Mereka menyuguhkan tarian, gong, dan musik ukulele. Pada 22 Agustus, giliran “Kua Etnika” unjuk kebolehan.
Kelompok musik orkestra yang memadukan unsur jazz, reggae, serta seni musik Bali dan Jawa itu dijadwalkan tampil di lokasi yang sama.
Selain musisi Indonesia, para musisi dari Kamboja, Timor Timur, Ethiopia, Liberia, dan Malta juga tampil dalam festival yang berlangsung pada 14-31 Agustus itu.
Kehadiran Indonesia dalam festival tahunan yang dikunjungi lebih dari 50 ribu orang itu juga dimeriahkan penampilan para seniman yang tergabung dalam “Pesona Indonesia”. Mereka akan tampil di teater “Amphi”, Kebun Raya Darwin pada 23 Agustus.
Grup tari “Ulu Chandra” tampil pada 25 Agustus.
Selain diisi dengan pertunjukan musik, tari, lokakarya, teater, dan permainan sains untuk anak-anak, Festival Darwin juga dimeriahkan dengan seni visual, bazar makanan, komedi, kabaret, serta pertunjukan film.(*)
Most Popular Content
- Musik Kolintang Masuk Buku Rekor Dunia – Kolintang dan Musik Bambu Menakjubkan
- Festival Musik Bambu Nusantara 3 – Bambu Bukan Musik Ladang
- “Awakening Concert” oleh diDDI AGHEPE dkk. di Teater Salihara
- Konser launching SOL-Project digelar di Bentara Budaya
- Sambasunda tampil di Bentara Budaya Jakarta
- Suarasama di Hitam Putih World Music Festival 2008
- Persembahan World Music untuk bumi di 6th Hitam-Putih World Music Festival 2008
- “Kua Etnika” dan “Ulu Chandra” di Festival Darwin
- Dji Sam Soe Super Premium Java Jazz Festival 2008
- Ancol World Music 2007
- Musik Etnik Memiliki Energi dan Nilai
- please click my website, thanks...
- wah jd inget masa lampau, dalam buat group B aj lah....
terutama nak 2bdg!!...
- wow, great event... ;-)...
- salam kenal juga,. . ....
- inilah website yang paling ditunggu khalayak pecinta world music nasional dan in...
- Sukses Buat Suarasama. Sukses juga Buat Bang Irwansyah, Ka Rithaony, Andre, Epen...
- Cosa nostra ingin mengucapkan jutaan terima kasih kepada Malay Music Institute (...
- assalamu "alaykum, salam sejahtera dan salam budaya... kami memiliki grup musik ...
Leave a Reply