Uncategorized - Written by admin on Thursday, September 3, 2009 10:30 - 0 Comments
“Awakening Concert” oleh diDDI AGHEPE dkk. di Teater Salihara
Konsep musik ini bermula dari anggapan sebagian orang tentang angka 999 sebagai hari kebangkitan kesadaran dan keikhlasan yang bisa menerima kondisi diri apa adanya. Pada hari itu para ascended masters, para malaikat dan mahluk cahaya akan membimbing mereka yang merasa telah siap untuk menerima peningkatan kesadaran spiritual. Beberapa sumber bunyi komposisi musik diDDI AGHEPE diambil dari air, api, tanah, angin, serta khazanah vokal dari Tibet, Mongolia, Arab, Jawa, juga berbagai instrumen dan software synthesizer.
Konser ini akan diperkuat oleh Bintang Indrianto (bas, perkusi), Yuyun (vokal, penari), Epi Martison (perkusi dan instrumen tiup kayu), Nanang Hape (dalang, vokal, gender, rebab, sitar, suling), serta Ammir Aghepe (perkusi, vokal). diDDI AGHEPE sendiri akan membawakan instrumen synthesizer, bansi, serunai, dan gendang Bali.
diDDI AGHEPE telah mengerjakan musik untuk sinetron, film, dan pentas tari. Ia belajar komposisi di Institut Kesenian Jakarta. Ia menyebut musiknya sebagai ethno-techno, yang sarat ramuan suara elektronik dan suara etnik tradisi. Ia juga membuat musik-musik dari kumpulan dzikir, mantra atau pun doa dari berbagai komunitas keagamaan.
Konser bertajuk Awakening ini akan diselenggarakan di Teater Salihara pada hari Rabu, 09 September 2009 pukul 20:00 WIB. Tiket seharga Rp 50.000,- (dan Rp 25.000,- khusus untuk pelajar/mahasiswa) dapat diperoleh langsung di Komunitas Salihara, melalui Carla di 0817-077-1913, 021-9619-2632, atau secara on-line melalui www.salihara.org.
Most Popular Content
- Musik Kolintang Masuk Buku Rekor Dunia – Kolintang dan Musik Bambu Menakjubkan
- Festival Musik Bambu Nusantara 3 – Bambu Bukan Musik Ladang
- “Awakening Concert” oleh diDDI AGHEPE dkk. di Teater Salihara
- Konser launching SOL-Project digelar di Bentara Budaya
- Sambasunda tampil di Bentara Budaya Jakarta
- Suarasama di Hitam Putih World Music Festival 2008
- Persembahan World Music untuk bumi di 6th Hitam-Putih World Music Festival 2008
- “Kua Etnika” dan “Ulu Chandra” di Festival Darwin
- Dji Sam Soe Super Premium Java Jazz Festival 2008
- Ancol World Music 2007
- Musik Etnik Memiliki Energi dan Nilai
- please click my website, thanks...
- wah jd inget masa lampau, dalam buat group B aj lah....
terutama nak 2bdg!!...
- wow, great event... ;-)...
- salam kenal juga,. . ....
- inilah website yang paling ditunggu khalayak pecinta world music nasional dan in...
- Sukses Buat Suarasama. Sukses juga Buat Bang Irwansyah, Ka Rithaony, Andre, Epen...
- Cosa nostra ingin mengucapkan jutaan terima kasih kepada Malay Music Institute (...
- assalamu "alaykum, salam sejahtera dan salam budaya... kami memiliki grup musik ...
Leave a Reply